"He em, ga bisa tidur", biasa seperti itu pula jawabanmu
Lalu aku akan tertawa, ku kirim stiker konyol padamu
"Hh.. kamu modus", tulisku
Ya, aku hapal benar, kau akan terbangun sekitar jam satu malam
Seperti biasa, kalau ga ada acara pasti sudah tertidur selepas isyak, bahkan sering kali di sajadahmu kau tertidur
Lalu jam satu kau akan bangun, mengatakan tak bisa tidur
"Ya iya lah sayaaang... dah merem tadi!", begitu jawabku saat ku tanya "kenapa tak bisa tidur?" dan kau bilang "tak tau"
Dan aku juga hapal ucapanmu setelahnya, "temenin yuk"
Heemz... kamu ini tak ada yang berubah
"Yuk kita bareng-bareng doa", aku tuliskan pesan untykmu
"Doain aku ya", balasmu
"InshaAllah", jawabku
.
Rutinitas doa malam kita terus terjaga walau berjauhan
"Aku hanya rindu saja
Tenang, aku sudah terbiasa"
Kini semua tinggal kenangan
Tapi aku tetap melakukannya, walau tanpa perbincangan kita itu
Walau tanpa suara konyolmu saat ku telfon untuk membangunkanmu
.
Kita sudah berbeda (walau aku tau dalam hati kita tetap sama)
.
Tepatnya keadaan kita yang berbeda
Banyak hal yang merubah semua
Banyak alasan yang membuat kita saling menarik rasa
.
Semoga kau tetap meneruskan kebiasaan doa kita, meski tanpa pesan dan telfon seperti saat kita masih "kita" yang dulu
.
Saat ini, ku bisikan ke langit untuk membangunkanmu doa
Ya Allah, ijinkan dia terbangun dan bermunajat padaMu
Bangunlah sayang, Allah menunggumu
.
Dalam doaku diam-diam
Namamu tak pernah ku lupakan
Ku semogakan yang baik dan barokah untukmu
Ku peluk erat kamu dalam doaku
Sayang, maaf bila aku menangis lagi kali ini
Aku hanya rindu
Tak apaBiar ku ceritakan pada Allah
Tunggu dan rasakanlah
Allah akan "menyentuh" hatimu dengan indah
.
Aku hanya rindu saja
Tenang, aku sudah terbiasa.
#untukmulewatkata
#berbagirasa
#rasajadikata
#sepertigamalamakhir
#doalah
#suratuntukmu
#untaianrasa
#kenangan
#tentangkamu
#arent354

0 Response to "Aku Hanya Rindu"