Latest News

Ini aku, kelemahanku dan rasaku

Ini aku, kelemahanku dan rasaku
.
Maaf, aku menelfonmu tanpa kau tau
Maaf juga, aku segera mematikan telfon itu
Sekedar memastikan baik-baik saja keadaanmu
Satu kalimat "assalamualaikum, hallo" sudah cukup untukku
Cukup juga mengalirkan air mataku
.
Ini aku, memandangmu dalam diam
Melihatmu dalam hela nafas mendalam
Mencuri-curi mengamati
Tersenyum sembunyi-sembunyi
Hanya hitungan detik
Sungguh, sekejab saja aku membiarkan rasaku terhanyut
Sungguh, sebentar pun cukup membuat jantungku terhenti berdenyut
.
Aku tak ingin membiarkan rasa ini, aku membatasi
Aku tak mau tersiksa dalam anganku, aku menjaga hati

Aku sayang kamu, aku cinta
Aku sangat rindu kamu, berharap untuk bersama
Tapi aku sadari posisiku dan dirimu
Aku sadari siapa aku dan dirimu
.
Aku memang punya rasa
Tapi aku sadar Allah yang memberi rasa
Aku tak ingin Allah murka
.
Hanya seperlunya saja
Agar rindu ini tak terlalu merengek menyesakkan dada
Cukup Allah yang tau seberapa rasa yang ku punya
Cukup ku sebut namamu sebanyak yang aku bisa dalam doa
Aku tak peduli apakah nanti kau mengerti
Aku merayu Allah yang maha memiliki
Rasaku, hasratku dan bagaimana nantinya
Allah yang kuasa mengaturnya
.
Untukmu yang ada dalam doaku
Ku semogakan kebaikan untukmu
Semoga tetap dan teguh di jalanaNya
Jadilah hamba yang terpilih dan Allah cinta
.
Diamku bukan benci
Diamku tidak pergi
Aku tak melepasmu
Aku tetap memelukmu
Keadaan kita bukan jarak
Semata karena Allah yang berkehendak
.
Untukmu yang jauh dari pandangan
Untukmu yang dekat dalam perasaan
Untukmu yang disana
Untukmu yang tak ku lepas dari doa
Saat sepi lalu hangat kau rasakan
Mungkin itu dekapan doaku yang tersampaikan
Saat resah lalu sejuk kau rasai
Mungkin doaku sedang membelai
.
Aku akan tetap seperti ini
Tiada yang berubah dari rasa hati
Perasaanku
Cinta dan sayangku
Harapanku
Doa-doa sepenuh hatiku
Masih dan selalu menujumu
Untukmu yang selalu ada dalam doaku
.
Semoga Allah menjagamu
Aamiin
.
#untukmulewatkata
#maafkancarakumencintaimu
#arent354
#kamu

0 Response to "Ini aku, kelemahanku dan rasaku"